Oksigen merupakan
unsur utama yang diperlukan oleh otak,
yang menjadi ‘bahan bakar’ supaya ‘mesin’ otak
berjalan dengan performa yang sangat tinggi. Begitu ‘bahan bakar’ oksigen ini
tidak bisa disuplai dengan baik, ‘mesin’ otak
akan mengalami kerusakan fatal. Pastikan anak mendapatkan kualitas oksigen yang
sangat baik dan dalam jumlah yang cukup. Permainan yang menggunakan fisik akan
sangat baik untuk membantu mengalirkan oksigen ke otak dengan lancar dan cukup. Hindari lingkungan yang banyak polusi
udara, terutama lingkungan yang banyak mengandung gas buang kendaraan bermotor,
karena unsur kimia di dalam gas buang seperti CO dan Pb adalah musuh utama otak anak jika kita menginginkan anak
kita tumbuh dengan cerdas.
2.
NUTRISI.
Milyaran sel otak anak memperoleh sebagian besar
energinya dari makanan dan minuman yang setiap hari anda sediakan. Kandungan
nutrisi di dalam makanan dan minuman itulah yang akan menentukan seberapa besar
energi yang bisa disuplai ke otak.
JANGAN terpengaruh dengan berbagai macam iklan tentang makanan otak yang terlalu menonjolkan unsur AA,
DHA, dan sejenisnya itu. Unsur tersebut memang perlu, tetapi yang lebih penting
lagi adalah pola makan yang bervariasi, seimbang antara kandungan vitamin,
mineral, protein, karbohidrat dan lemak.
3.
KASIH SAYANG.
Kasih Sayang
merupakan salah satu unsur makanan otak
yang penting, dan benar-benar dibutuhkan oleh anak supaya bisa hidup. Kasih
Sayang ternyata tidak hanya mempengaruhi perkembangan emosi anak, tetapi juga
memberikan pengaruh besar terhadap arsitektur otak. Karena Kasih Sayang ini bentuknya sangat abstrak,
kadang-kadang kita orangtua kurang memahami benar apa yang perlu kita lakukan
untuk mengekspresikan kata Kasih Sayang ini.
4.
INFORMASI.
Informasi adalah
makanan otak yang mampu membuat
jaringan antar sel-sel otak saling
bersambungan dengan kuat dan dalam jumlah yang sangat banyak. Seperti kita
ketahui, kecerdasan seorang anak ditentukan seberapa banyak dan kuatnya
jaringan antar sel-sel otaknya.
Sumber informasi yang diterima oleh anak melalui panca inderanya berasal dari
lingkungan alam dimana anak tinggal. Untuk itu kita perlu memberikan sebanyak
mungkin pengalaman berbagai hal supaya anak memperoleh sebanyak mungkin
informasi. Selain alam, sumber informasi penting bagi anak adalah kita sebagai
orangtua. Jawaban jawaban kita terhadap segala pertanyaan anak yang mana rasa
ingin tahunya sedang berada di puncaknya ini akan menjadi informasi yang
melekat kuat di dalam diri anak. Yang perlu diingat adalah sikap kita dalam
menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Kesalahan sikap dalam menjawab akan
mematikan rasa ingin tahu anak, dan akan menyebabkan anak menutup diri untuk
menerima informasi-informasi dari luar.
ARTIKEL LAINNYA
