Supervisi
dan monitoring tidak bisa dipisahkan, yaitu sama-sama untuk memberikan solusi ketika terjadi permasalahan
di
lapangan. Keuntungan
atau tujuan khusus supervisi adalah
untuk memberikan solusi, sedangkan monitoring untuk mengetahui perkembangan
pelaksanaan
program dan kegiatan.
Untuk tujuan tertentu, supervisi, monitoring,
dan
evaluasi dapat
dilaksanakan secara bersama-sama.
Dalam kerangka pelaksanaan supervisi
dan monitoring
program dan kegiatan pendidikan karakter, dapat dikembangkan berbagai macam instrumen sesuai dengan tujuan supervisi dan monitoring.
Langkah-langkah utama yang perlu ditempuh dalam supervisi
dan
monitoring pelaksanaan
program pendidikan karakter ini
antara lain:
1) Pengembangan instrumen,
2) Evaluasi diri
oleh sekolah,
3) Verifikasi dan klarifikasi oleh petugas supervisi dan
monitoring,
4) Melaksanakan
observasi lapangan tentang pelaksanaan
pendidikan karakter,
5) Mendiskusikan temuan dan permasalahan di lapangan, dan
6) Memberikan jalan keluar atau mengatasi permasalahan.
Kegiatan supervisi
dan monitoring dapat dilakukan oleh internal
sekolah seperti kepala sekolah atau penanggungjawab kegiatan,
sedangkan
dari
luar sekolah dapat dilakukan oleh berbagai instansi yang terkait (pemerintah daerah, pemerintah, komite sekolah) dan orang tua peserta didik serta masyarakat.
