Agar dapat mengambil keputusan
keuangan dengan tepat maka seorang
manajer keuangan membutuhkan beberapa informasi yang akurat terkait dengan
kondisi perusahaan itu sendiri. Informasi
tersebut dapat bersifat internal ataupun
eksternal perusahaan. Informasi
internal
antara lain dapat diolah dari laporan
keuangan perusahaan
dan proyeksi atau perencanaan di masa yang akan
datang.
Perencanaan finansial meliputi analisis aliran uang/ kas
dari dan ke perusahaan
secara menyeluruh
baik jangka pendek
maupun jangka panjang.
Tujuan dari aktivitas ini adalah mengoptimalkan laba dan menciptakan penggunaan
dana yang baik. Tahapan dalam perencanaan
finansial ini adalah
pertama, peramalan kebutuhan dana, baik jangka pendek maupun jangka panjang; kedua, penyusunan
anggaran untuk memenuhi kebutuhan dana dan ketiga, penetapan sistem pengendalian
finansial guna menjamin segala
sesuatunya telah dilaksanakan sesuai
perencanaan.
Langkah yang pertama dalam perencanaan
finansial adalah peramalan
kebutuhan finansial yaitu prediksi aliran kas
masuk dan
kas keluar pada periode waktu tertentu. Macam-macam peramalan ini ada tiga. Pertama adalah
peramalan jangka pendek adalah prediksi penerimaan, biaya dan pengeluaran
dalam periode waktu kurang dari satu tahun. Kedua, peramalan aliran kas adalah prediksi aliran
kas
masuk dan kas keluar
pada periode waktu
yang
akan
datang,
umumnya bulanan atau
kuartalan. Ketiga, peramalan
jangka panjang adalah prediksi
penerimaan,
biaya dan pengeluaran
untuk periode lebih dari satu tahun,
umumbya berjangka lima
sampai sepuluh tahun.
Tahap kedua setelah peramalan finansial adalah penyusunan anggaran, yaitu
rencana finansial sebagai pedoman pengalokasian sumber daya keuangan
berdasarkan perkiraan pendapatan. Berbagai jenis anggaran yang dimiliki
perusahaan
di antaranya adalah anggaran operasi (operating budget) adalah
proyeksi pengalokasian uang untuk membiayai berbagai biaya dan pengeluaran yang diperlukan untuk
mengoperasikan perusahaan,
sebatas penerimaan yang
telah diproyeksikan. Sebagai contohnya, anggaran untuk iklan, sewa kantor dan gaji
karyawan, anggaran modal (capital budget) yaitu rencana pengeluaran untuk
membeli kekayaan atau aset yang diperkirakan dapat mendatangkan tingkat
pengembalian tertentu untuk periode yang tertentu pula, umumnya lebih dari satu
tahun. Anggaran lainnya adalah anggaran
kas (cash budget) yaitu perkiraan neraca
kas
pada akhir periode
tertentu
(bulanan,
kuartalan, dan
sebagainya) dan
anggaran
pokok (master budget)
yaitu rencana komprehensif
yang
meliputi
ringkasan anggaran operasi,
modal dan kas.
Pengendalian
finansial
merupakan tahap terakhir dalam perencanaan
finansial. Proses ini didefinisikan
sebagai proses yang digunakan secara periodik untuk membandingkan realisasi
penerimaan, biaya, dan pengeluaran dengan proyeksi. Di
sini pengendalian memiliki fungsi strategis karena dipakai untuk menghindari terjadinya penyimpangan, menemukan
penyimpangan
dan
melaksanakan
langkah koreksi
apabila terjadi penyimpangan.
ARTIKEL LAINNYA