Semua jenis bencana alam yang terjadi pada umumnya memang terkadang terjadi
secara tiba-tiba tanpa kita ketahui terlebih dahulu. Akibatnya, terjadi
kepanikan yang luar biasa. Akan tetapi, sesulit apapun memprediksi bencana alam yang terjadi, misalnya
gempa bumi, tetap ada beberapa tanda-tanda atau gejala sebelum bencana alam-bencana alam tersebut terjadi. Dengan mengetahui tanda-tanda
tersebut, diharapkan akan mampu mengurangi jumlah korban yang ada, baik harta
benda maupun manusia. Beberapa contoh tanda-tanda sebelum terjadi pada setiap bencana alam yang pernah terjadi,
antara lain:
1.
cuaca
dan iklim yang ekstrim, misalnya tingginya intensitas curah hujan, naiknya suhu
udara, menggumpalnya awan cumulonimbus di lokasi tertentu, dan
meningkatnya efek rumah kaca.
2.
kondisi
alami yang tidak wajar atau tidak seperti biasanya, misalnya surutnya air laut
secara tiba-tiba (seperti yang terjadi sebelum tsunami).
3.
perubahan
drastis perilaku hewan, misalnya:
·
terbangnya
kawanan burung dalam jumlah besar dari arah laut ke darat, sebelum tsunami
terjadi di Aceh.
·
keluarnya
hewan yang hidup di dalam tanah, seperti tikus, ular secara mendadak ke
permukaan tanah, sebelum gempa bumi berskala 7,3 skala Richter tahun 1975 di
Cina.
·
resahnya
dan mengungsinya kawanan gajah ke dataran tinggi di Taman Nasional Yala di
Srilangka, sebelum tsunami menghancurkan pantai timur Srilangka.
