Menurut Stewart dan Koch dalam Tarmudji (2001) menyatakan bahwa pola asuh permisif anak dituntut sedikit
sekali tanggung jawab tetapi mempunyai hak yang sama seperti orang dewasa. Anak diberi kebebasan untuk mengatur dirinya sendiri dan orang tua
tidak banyak mengatur anaknya. Dalam pola asuh ini diasosiasikan dengan kurangnya
kemampuan pengendalian diri anak karena orang
tua yang cenderung membiarkan anak
mereka melakukan apa saja yang mereka inginkan dan akibatnya anak selalu mengharap semua keinginannya dituruti (Desmita,
2005).
Lebih lanjut menurut Hurlock dalam Tarmudji (2001) bahwa dalam pola asuh permisif bimbingan terhadap anak kurang dan semua keputusan lebih banyak dibuat oleh anak daripada
orang tuanya. Dalam pola asuh ini sikap acceptance orang tua tinggi
tnggi namun tingkat kontrolnya rendah (Yusuf, 2001).
Dampak dari perkembangan motorik terhadap pola asuh permisif yaitu kurang percaya diri, pengendalian diri yang buruk dan rasa harga diri yang
rendah.
