Tujuan Pendidikan Nasional tercantum dalam
pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah
mencerdaskan kehidupan bangsa dan untuk itu setiap warga negara Indonesia
berhak memperoleh pendidikan yang bermutu sesuai dengan minat dan bakat yang
dimilikinya tanpa memandang status sosial, ras, etnis, agama, dan gender.
Pemerataan dan mutu pendidikan akan membuat warga negara Indonesia memiliki
keterampilan hidup (life skills) sehingga memiliki kemampuan untuk
mengenal dan mengatasi masalah diri dan lingkungannya, mendorong tegaknya
masyarakat madani dan modern yang dijiwai nilai-nilai Pancasila. Oleh karena
itu misi pembangunan nasional,
terdiri dari tiga besaran yaitu
1.
mewujudkan negara Indonesia yang aman dan damai;
2.
mewujudkan bangsa Indonesia yang adil dan demokratis; dan
3.
mewujudkan bangsa Indonesia yang sejahtera. Untuk mewujudkannya,
bangsa kita harus menjadi bangsa yang berkualitas, sehingga setiap warga negara
mampu meningkatkan kualitas hidup, produktifitas dan daya saing terhadap bangsa
lain di era global.
Pembangunan pendidikan nasional
didasarkan pada paradigma membangun manusia Indonesia seutuhnya, yang berfungsi
sebagai subyek yang memiliki kapasitas untuk mengaktualisasikan potensi dan
dimensi kemanusiaan secara optimal. Dimensi kemanusiaan itu mencakup tiga hal
paling mendasar, yaitu afektif yang tercermin pada
kualitas keimanan, ketakwaan, akhlak mulia termasuk budi pekerti luhur serta
kepribadian unggul, dan kompetensi estetis; kognitif yang tercermin pada
kapasitas pikir dan daya intelektualitas untuk menggali dan mengembangkan serta
menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi; dan psikomotorik yang tercermin
pada kemampuan mengembangkan keterampilan teknis, kecakapan praktis, dan
kompetensi kinestetis. Pendidikan merupakan proses sistematis untuk
meningkatkan martabat manusia secara holistik, yang memungkinkan ketiga dimensi
kemanusiaan paling elementer di atas dapat berkembang secara optimal.
Dengan demikian, pendidikan seyogyanya menjadi wahana strategis
bagi upaya mengembangkan segenap potensi individu, sehingga cita-cita membangun
manusia Indonesia seutuhnya dapat tercapai.
ARTIKEL LAINNYA
