Perdebatan seputar
asal-usul AIDS telah
sangat
menarik perhatian dan sengketa sejak awal epidemi. Namun, bahaya mencoba mengenali dari mana AIDS
berasal. Orang-orang dapat
menggunakannya sebagai bahan perdebatan untuk menyalahkan
kelompok tertentu atau gaya hidup.
Kasus AIDS pertama ditemukan
di AS
pada 1981, tetapi kasus
tersebut hanya sedikit
memberi informasi
tentang sumber penyakit ini. Sekarang ada bukti jelas bahwa AIDS disebabkan oleh virus yang dikenal dengan HIV. Jadi untuk menemukan
sumber AIDS
kita
perlu
mencari asal-usul HIV. Asal-usul HIV bukan hanya menyangkut
masalah akademik, karena tidak hanya memahami dari mana asal virus tersebut tetapi juga bagaimana virus ini berkembang menjadi penting sekali untuk mengembangkan vaksin HIV dan pengobatan yang lebih efektif. Juga, pengetahuan tentang bagaimana epidemi AIDS
timbul menjadi penting dalam menentukan bentuk epidemi di masa depan serta mengembangkan
pendidikan dan program pencegahan yang efektif.
Tanda-tanda dan gejala HIV/AIDS
Pesakit AIDS akan mengalami gejala-gejala
seperti di bawah:
• Penurunan
berat badan sehingga
10% yang tidak diketahui
puncaknya
• batuk yang kronik dan berterusan
• Demam yang berpanjangan. Demam ini
berlaku
secara
berkala ataupun berterusan
• Pembengkakan nodus limfa terutamanya di leher, ketiak dan
selakangan.
• Terserang
herpes zoster yang
berulang-ulang. Herpes zoster merupakan infeksi saraf oleh virus yang dicirikan
oleh kehadiran lepuhan pada kulit.
• Kandidiasis di mulut
dan
tekak.
Kandidiasis
merupakan
sejenis penyakit yang disebabkan oleh sejenis kulat
(fungus).
Cara menghindar dari HIV/AIDS?
• Lebih aman berhubungan seks dengan pasangan
tetap (tidak berganti-ganti pasangan
seksual).
• Hindari hubungan
seks di luar nikah. • Menggunakan
kondom
jika
melakukan
hubungan
seksual
berisiko tinggi seperti
dengan pekerja seks komersial.
• Sedapat mungkin menghindari tranfusi darah yang tidak jelas asalnya; menggunakan alat-alat medis dan non media yang
terjamin streril.
ARTIKEL LAINNYA
