Keluarga memiliki peran
penting dalam menentukan kemajuan suatu bangsa, sehingga mereka berteori bahwa keluarga adalah unit yang penting
sekali dalam masyarakat, sehingga jika keluarga-keluarga yang merupakan fondasi
masyarakat lemah, maka masyarakat pun akan lemah. Oleh karena itu, para
sosiolog meyakini bahwa berbagai masalah masyarakat - seperti kejahatan seksual
dan kekerasan yang merajalela, serta segala macam kebobrokan di masyarakat -
merupakan akibat dari lemahnya institusi keluarga.
Bagi seorang anak, keluarga merupakan tempat pertama dan
utama bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Keluarga berfungsi sebagaisarana mendidik, mengasuh, dan
mensosialisasikan anak, mengembangkan kemampuan seluruh anggotanya agar dapat
menjalankan fungsinya di masyarakat dengan baik, serta memberikan kepuasan dan
lingkungan yang sehat guna tercapainya keluarga,
sejahtera”. Kegagalan dalam mendidik dan membina anak di keluarga, maka akan sulit sekali bagi institusi-institusi lain
untuk memperbaiki kegagalan-kegagalannya.
Oleh karena itu keluarga
merupakan wahana pertama dan utama bagi pendidikan
karakter anak. Apabila keluarga
gagal melakukan pendidikan karakter
pada anak-anaknya, maka akan sulit bagi institusi-institusi lain di luar keluarga (termasuk sekolah) untuk
memperbaikinya. Kegagalan keluarga
dalam membentuk karakter anak akan berakibat pada tumbuhnya masyarakat yang
tidak berkarakter. Oleh karena itu, setiap keluarga
harus memiliki kesadaran bahwa karakter bangsa sangat tergantung pada pendidikan karakter anak di rumah.
ARTIKEL LAINNYA
