a. Sekolah mengadakan kegiatan ESQ untuk menyadarkan warga sekolah terhadap nilai-nilai karakter;
b. Sekolah mengadakan kegiatan renungan dalam waktu- waktu tertentu dengan materi
keagamaan khususnya nilai-nilai taat kepada
Tuhan YME, syukur (berterima kasih), ikhlas, sabar
(kepada Tuhan), dan tawakkal, untuk merubah
sikap yang lebih baik atas dasar kemauan dirinya
(tanpa paksaan atau tekanan);
c. Sekolah mengadakan kunjungan ke
tempat-tempat khusus (misalnya ziarah) yang dapat
membangkitkan kesadaran pentingnya nilai-nilai karakter.
Hasilnya juga dapat dipergunakan untuk merubah
kondisi sekolah yang menumbuhkan dan membangkitkan kesadaran diri dan emosinya terhadap nilai-nilai karakter tersebut;
d. Sekolah
bekerjasama dengan
lembaga keagamaan/pondok/lainnya untuk memberikan motivasi tentang
praktik kehidupan nyata yang mengandung nilai-nilai karakter.
Potret dan pengalaman sikap baik dari orang lain, emosional yang baik dari
orang lain dapat memberikan penguatan sikap yang baik pula;
e. Sekolah mengadakan kegiatan outbond dengan tema- tema yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter untuk
memberikan kesadaran, introspeksi, dan merubah sikap menjadi lebih baik;
f.Sekolah melakukan kunjungan dan mengkaji fenomena ke
lembaga-lembaga sosial seperti panti
asuhan, lembaga pemasyarakatan, penampungan anak, dan sebagainya
untuk memberikan muatan tentang sikap moral
yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter sehingga
dapat memberikan inspirasi dalam bersikap yang dilandasi oleh nilai-nilai tersebut;
