Bintang
tersusun oleh beberapa gas, seperti gas hydrogen (H2)
sekitar 94%, helium (He) 5%, serta unsure lainnya 1%. Temperatur bintang bervariasi mulai dari 22730C
sampai 52730C. Sebagian besar bintang-bintang mempunyai massa antara 0,1 sampai 5 kali massa matahari. Sebagian
besar bintang Nampak sebagai bintang ganda (system biner), dan
system dengan tiga bintang. Akan tetapi
system dua bintang lebih banyak
dibandingkan system tiga bintang. Bintang di angkasa banyak yang terlihat
redup, dan tiba-tiba bertambah menjadi terang dengan factor ratusan hingga
jutaan kali dalam beberapa jam. Bintang
semacam ini dinamakan bintang
baru atau nova. Adakalanya suatu bintang dapat meledak dan melepaskan material yang besar sehingga bintang tersebut menjadi hancur.
Ledakan bintang semacam ini
dinamakan supernova. Seperti halnya benda-benda lain yang ada di alam, bintang juga dapat mengalami siklus.
Siklus bintang dimulai dari lahirnya
bintang, kemudian bintang memancarkan energi, selanjutnya
bintang tersebut mengembang, dan
kemudian suatu saat meledak, bahkan mati. Banyak teori yang menjelaskan
mengenai kelahiran bintang, namun
yang sampai saat ini paling banyak diterima oleh para ahli adalah diawali dari
proses pemampatan materi antar bintang
yang sebagian besar berupa gas hydrogen (H2).
vsdvgdebvgd
