Diberdayakan oleh Blogger.
vsdvgdebvgd

Perkembangan fisik atau Perubahan fisik yang dialami remaja

|| || , || Leave a komentar


Perubahan Fisik apa saja yang Dialami Remaja? Tubuh  mengalami perubahan dari  waktu  ke  waktu  sejak  kamu lahir.  Perubahan yang cukup menyolok terjadi ketika remaja baik perempuan dan laki-laki memasuki usia antara 9 sampai 15 tahun, pada saat itu mereka tidak hanya tubuh menjadi lebih tinggi dan lebih besar saja, tetapi terjadi juga perubahan-perubahan di dalam tubuh yang memungkinkan untuk bereproduksi atau berketurunan. Perubahan dramatis dalam bentuk dan ciri-ciri fisik berhubungan erat  dengan mulainya pubertas. Aktivitas kelenjar pituitari pada saat ini berakibat dalam sekresi hormon yang meningkat, dengan efek    fisiologis   yang    tersebar   luas.    Hormon   pertumbuhan memproduksi dorongan pertumbuhan yang cepat, yang membawa tubuh mendekati tinggi dan berat dewasanya dalam sekitar dua tahun. Dorongan pertumbuhan terjadi lebih awal pada pria daripada wanita,  juga  menandakan  bahwa  wanita  lebih  dahulu  matang secara  seksual  daripada  pria.  Pencapaian kematangan seksual pada gadis remaja ditandai oleh kehadiran menstruasi dan pada pria ditandai oleh produksi semen. Hormon-hormon utama yang mengatur perubahan ini adalah androgen pada pria dan estrogen pada wanita, zat-zat yang juga dihubungkan dengan penampilan ciri-ciri seksual sekunder: rambut wajah, tubuh, dan kelamin dan suara  yang  mendalam  pada  pria;  rambut  tubuh  dan  kelamin, pembesaran  payudara,  dan  pinggul  lebih  lebar  pada  wanita. Perubahan    fisik    dapat    berhubungan    dengan    penyesuaian psikologis;  beberapa  studi  menganjurkan  bahwa  individu  yang menjadi dewasa di usia dini lebih baik dalam menyesuaikan diri daripada rekan-rekan mereka yang menjadi dewasa lebih lambat. Perubahan dari  masa  kanak-kanak menuju  masa  dewasa  atau sering  dikenal  dengan   istilah  masa  pubertas  ditandai  dengan datangnya menstruasi (pada perempuan) atau mimpi basah (pada laki-laki).  Datangnya menstruasi dan mimpi basah pertama tidak sama  pada  setiap  orang.  Banyak  faktor  yang  menyebabkan perbedaan tersebut.  Salah satunya adalah karena gizi.  Saat ini ada  seorang  anak  perempuan  yang  mendapatkan  menstrusi pertama (menarche) di usia  8-9 tahun.  Namun  pada umumnya sekitar 12 tahun.
Remaja laki-laki memproduksi sperma setiap harinya. Sperma tidak harus   selalu   dikeluarkan,   ia   akan   diserap   oleh   tubuh   dan dikeluarkan melalui cairan keringat, kotoran cair dan kotoran padat. Sperma bisa dikeluarkan melalui proses yang disebut ejakulasi, yaitu keluarnya sperma melalui penis. Ejakulasi bisa terjadi secara alami (tidak disadari oleh remaja laki-laki) melalui mimpi basah. Menstruasi terjadi karena sel telur yang diproduksi ovarium tidak dibuahi oleh sel sperma dalam rahim. Sel telur tersebut menempel pada   dinding   rahim   dan   membentuk   lapisan   yang   banyak mengandung pembuluh darah, kemudian menipis dan luruh keluar melalui mulut rahim dan vagina dalam bentuk darah, yang biasanya terjadi  antara  3-7  hari.  Jarak  antara  satu  haid  dengan  haid berikutnya tidak sama pada setiap orang. Adakalanya 21 hari atau bisa juga 35 hari.
Apa   yang   perlu   kita   ketahui   tentang   alat   reproduksi   kita? Orang biasanya berbicara hanya bentuk luar dari alat reproduksi (kelamin). Namun perlu diketahui, bahwa alat reproduksi terdiri dari bagian luar dan bagian dalam. Organ reproduksi yang sehat dibutuhkan untuk kesehatan reproduksi. Organ-organ reproduksi didalam tubuh bisa rusak oleh penyakit menular seksual (PMS) yang mengakibatkan kemandulan (infertilitas). Baik pria ataupun wanita bisa memiliki masalah infertilitas bila terinfeksi PMS. Wanita hamil dapat menularkan PMS kepada bayi di dalam kandungannya. Menopause secara klinis didefinisikan sebagai waktu di mana seorang perempuan tidak mengalami menstruasi lagi. Menopause terjadi   karena   hormon   estrogen   dan   progesteron   tidak   lagi diproduksi sehingga indung telur tidak melepaskan sel telur. Akibatnya perempuan tidak memiliki sel telur yang bisa dibuahi oleh sperma dan tidak memiliki dinding rahim yang akan luruh menjadi darah menstruasi. Dengan demikian, masa reproduksi perempuan sudah berhenti sehingga tidak bisa hamil lagi. Usia menopause pada perempuan berkisar antara 40-50 tahun, tetapi masing-masing orang tidak selalu sama, hal itu tergantung dari faktor kesehatan, gizi maupun keturunan. Dengan tidak diproduksinya hormon estrogen, maka mukosa atau lapisan lendir pada  vagina  menipis  sehingga  pada  saat  berhubungan  seks mudah lecet dan menimbulkan rasa nyeri.  Akibatnya, banyak perempuan yang sudah menopause menghindari hubungan seks. Rasa  nyeri  akibat  luka  lecet  saat  berhubungan  seks  dapat dikurangi dengan memakai pelicin seperti jelly.
Remaja perlu mengetahui perubahan di atas agar mereka mampu mengendalikan perilakunya.  Remaja harus mengerti bahwa begitu dia mendapatkan menstruasi atau  mimpi basah, maka secara fisik dia telah siap dihamili atau menghamili. Bisa hamil atau tidaknya remaja putri bila melakukan hubungan seksual tidak tergantung pada   berapa   kali   dia   melakukan   hubungan   seksual   tetapi tergantung pada kapan dia melakukan hubungan seksual (dikaitkan dengan siklus kesuburan) dan apakah sistem reproduksinya berfungsi dengan baik (tidak mandul).  Banyak remaja yang tidak mengetahui  akan  hal  ini,  sehingga  mereka  menyangka  bahwa untuk hamil orang harus terlebih dahulu melakukan hubungan seksual berkali-kali.
Masa subur adalah masa dimana terjadinya pelepasan sel telur pada perempuan. Titik puncak kesuburan terjadi pada hari ke 14 sebelum masa menstruasi berikutnya.  Tetapi tanggal menstruasi berikutnya sering kali tidak pasti pada remaja.  Biasanya diambil perkiraan masa subur 3-5 hari sebelum dan sesudah hari ke 14 tersebut.  Pada masa remaja pencegahan kehamilan dengan tidak melakukan hubungan seksual pada masa subur (sistem kalender), tidak  dapat  diandalkan.   Ini  disebabkan  siklus  mentruasi  pada remaja perempuan biasanya tidak teratur.

ARTIKEL LAINNYA