Sibling Rivalry adalah permusuhan dan kecemburuan antara
saudara kandung yang menimbulkan ketegangan diantara mereka. Hal ini tak dapat
disangkal bahwa perselisihan antar mereka akan selalu ada. Biasanya ini terjadi
apabila masing-masing pihak berusaha untuk lebih unggul dari yang lain.
Kemungkinan sibling rivalry akan
semakin besar apabila mereka berjenis kelamin sama dan jarak usiakeduanya cukup
dekat.
Penyebab terjadinya Sibling
rivalry antara lain meliputi :
Pertama, Anak-anak sangat bergantung akan cinta dan kasih sayang orang
tuanya. Mereka merasa terancam apabila orang tua membaginya kepada orang lain.
Hal ini sering terlihat saat ibu hamil, anak mulai menunjukan protesnya melalui
perilaku yang ‘sulit’. ]Kedua, Kecenderungan terhadap satu anak. Hal ini
dapat menimbulkan perasaan kesal dan cemburu bagi anak yang lain dan anak yang
lain akan merasa tersisihkan.
Ketiga, Bila seorang anak menyadari kekurangannya dari saudaranya yang
lain. Terlebih apabila si anak berjenis kelamin sama dan jarak usia yang
berdekatan, maka diam-diam anak akan mengembangkan rasa benci terhadap
saudaranya tersebut. Biasanya ketika orang tua sering memuji kemampuan anak
yang lain dihadapan anak yang memiliki kekurangan, tentu saja akan membuat anak
yang ‘kekurangan’ menjadi minder dan merasa kurang diterima ditengah-tengah
keluarga.
Mencegah terjadinya sibling
rivalry?
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi frekuensi
maupun intensitasnya. Pertama, Libatkan anak dalam mempersiapkan
kelahiran adik. Pada saat hamil, libatkan anak untuk mempersiapkan kelahiran
seperti ajak anak memilih pakaian ataupun perlengkapan bayi lainnya dan juga
beritahukan bahwa adik barunya tidak akan merebut perhatian ibunya.
Kedua, Beri setiap anak perhatian dan cinta yang khusus dan istimewa.
Berikanlah perhatianyang khusus pada setiap anak, terutama bila anak tidak
sepandai atau semenarik saudaranya, sehingga ia juga merasa dirinya istimewa.
Ketiga, Jangan membanding-bandingkan anak. Hindarkan perkataan ‘’kamu
kok bandel banget, lihat adikmu, sudah pintar, penurut lagi, tidak seperti
kamu.. mama kehabisan akal menghadapi kamu..!’’ Ucapan ini tidak akan memotivasi
anak namun justru perlahan-lahan menumbuhkan rasa cemburu dan kebencian
terhadap saudaranya tersebut.
Keempat, Jangan menjadikan anak sebagai pengasuh adiknya. Jangan paksa
anak yang lebih tua sebagai pengasuh adiknya. Karena anak akan merasa terbebani
dan mempengaruhi anak menjadi lebih dewasa dari waktunya.
Kelima, Buatlah pembagian tugas rumah masing-masing anak. Keenam,
Kembangkan dan ajarkan anak bersikap empati dan memperhatikan saudaranya yang
lain.
Bagaimanapun
juga, persaingan antar saudara kandung
(sibling rivalry) dalam
keluarga tidak dapat dihindari. Namun, naluri keibuan, kasih sayang dan
kepekaan Anda sebagai orang tua akan sangat membantu meminimalkan perasaan
cemburu dan permusuhan antara
mereka, sehingga timbul perasaan empati dan kesediaan sikap untuk berbagi
dengan saudaranya yang lain. Tidak ada yang dapat membahagiakan kecuali
senantiasa melewatkan waktu-waktu anda bersama senyuman lucu buah hati anda.
ARTIKEL LAINNYA
